Belajar di Korea Selatan, Mahasiswa IKOM Lolos Program Summer School di Yonsei University

Irdina pada Commencement Ceremony YISS Yonsei University 2026 (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Irdina Khairana Sausan, mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN ”Veteran” Jawa Timur, berhasil lolos program Yonsei International Summer School (YISS) di Yonsei University, Korea Selatan. Program ini berlangsung sejak Minggu (26/6/2026) hingga Rabu (5/8/2026).


Yonsei International Summer School adalah sebuah program studi luar negeri yang diadakan oleh Yonsei University sejak tahun 1985. Program ini menyediakan lebih dari 100 mata kuliah lintas bidang, dengan pengajar dari Yonsei University serta institusi terkemuka di seluruh dunia. 


Sebelum Irdina memutuskan untuk melanjutkan studi di UPN “Veteran” Jawa Timur, Yonsei University menjadi Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) incaran Irdina. ”Yonsei sudah jadi kampus impian aku dari kelas 10 SMA, karena rencana awal sebelum masuk ke PTN ini aku mau daftar PTLN tepatnya di Yonsei,” ujar Irdina.


Perjalanan menuju Yonsei tidaklah mulus karena harus menghadapi tantangan saat proses pendaftaran. ”Paling berat itu saat menyiapkan berkas, karena berkas yang dibutuhkan cukup banyak dan membutuhkan waktu yang agak lama untuk diproses,” lanjut Irdina.


Sesampainya di Yonsei, Irdina langsung menghadapi budaya belajar yang cukup berbeda. Dosen di Yonsei University menetapkan tugas yang perlu diselesaikan di hari yang sama, sehingga mahasiswa tidak memiliki beban di luar waktu perkuliahan.


”Cara mengajar dosennya relatif lebih cepat jadi mau enggak mau harus bisa mengimbangi. Di sana sudah tidak pernah pakai paper atau nulis lagi jadi setiap hari pakai laptop, buat Power Point, lalu langsung presentasi di hari itu juga,” kata Irdina.


Bagi Irdina, berada di lingkungan internasional turut menjadi ruang belajar dalam komunikasi lintas budaya. Ia menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan mengadopsi gaya hidup Barat yang mendominasi kalangan mahasiswa asing di sana.


Ketertarikannya pada industri K-pop turut membuka wawasannya sebagai mahasiswa IKOM, khususnya terkait bagaimana Korea membangun sektor hiburan melalui para idolanya. Ia mendapat pemahaman bahwa reputasi bangsa dapat dibangun melalui branding dan strategi media yang sekaligus menjadikannya sebagai minat kariernya ke depan.


Irdina juga berpesan kepada mahasiswa IKOM yang ingin menjajaki pendidikan di kancah internasional untuk berani mencoba hal baru. ”Harus bisa berani keluar dari zona nyaman untuk bisa mencoba hal baru dan spektakuler karena justru dari mencoba hal baru kita bisa tahu sejauh apa kemampuan kita,” ungkap Irdina. (B)


Artikel ini merefleksikan poin SGDs ke-4, yaitu Quality Education

Penulis: Syahilla Fairuzzah Ramadhani

Editor: Rifqi Akbar Athallah Lazuardi