Lima Dosen IKOM Dorong Literasi Digital Pelaku UMKM Wujudkan Misi DISKOPUKM Jatim

Lima Dosen IKOM UPNVJT dalam Poster Workshop “Bikin Scrunchie + Belajar Foto AI dan Live TikTok” oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Dok. KUKM Space Jawa Timur)

Ikomupnjatim – Lima dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) terlibat sebagai pemateri dalam workshop bertajuk “Bikin Scrunchie + Belajar Foto AI dan Live TikTok” yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DISKOPUKM) Provinsi Jawa Timur pada Selasa (28/4).

Bertempat di Co-Working Space KUKM Lantai 2 Galeri Batik DISKOPUKM Jatim, kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penguatan keterampilan digital. Untuk itu, para peserta dibekali materi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital guna mendukung strategi komunikasi pemasaran.

Para peserta yang hadir merupakan pelaku UMKM perempuan dengan usia berkisar di atas 40 tahun serta berasal dari daerah Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya. Pelatihan ini bukan hanya digelar dalam bentuk seminar semata, tetapi dalam pelaksanaannya juga menghadirkan sesi praktik langsung bagi peserta.

Tika Sulistya selaku Tenaga Ahli Co-Working Space KUKM dalam sambutannya menyampaikan bahwa fasilitas tersebut disediakan sebagai ruang kolaborasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Ia turut menambahkan bahwa workshop ini juga dirancang agar peserta memperoleh ilmu dan keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam mengembangkan usahanya.

“Co-Working Space KUKM merupakan fasilitas yang disediakan oleh Pemprov Jatim untuk dimanfaatkan masyarakat secara gratis dan dari kegiatan ini kami ingin peserta memperoleh keterampilan untuk mengembangkan usahanya,” tegas Tika.

Pada sesi materi pertama, Farikha Rachmawati, M.I.Kom. berkesempatan menyampaikan materi terkait pengelolaan media sosial, khususnya TikTok, dan strategi pemasaran produk melalui fitur live. Peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung teknik live TikTok dan live Shopee sebagai media pemasaran di era digital saat ini.

“Untuk jualan di era sekarang, kita tidak harus memiliki toko fisik dahulu. Dengan live saja, pelaku usaha bisa menjangkau konsumen yang berasal dari berbagai tempat dan berbagai kalangan usia. Oleh karena itu, ibu-ibu sebagai pelaku UMKM harus berani mencoba dan terus berlatih memanfaatkan fitur digital ini,” ujar dosen bersertifikasi trainer TikTok tersebut.

Sementara itu, Ach. Farouq Rifqi, S.IP., M.A., memberikan pelatihan terkait penggunaan AI untuk menghasilkan foto produk yang lebih menarik. Menurutnya, banyak peserta yang belum familiar dengan teknologi digital karena selama ini masih mengandalkan ”foto asal cekrek” untuk kemudian diunggah ke Facebook.

Ia menilai, penguasaan teknologi AI menjadi kebutuhan yang mendesak agar pelaku UMKM Jawa Timur mampu bersaing di pasar digital saat ini. “Foto produk menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. Dengan AI, pelaku usaha bisa menghasilkan visual produk yang profesional hanya melalui handphone,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan AI tidak bertujuan untuk mematikan kreativitas peserta, melainkan sebagai alat bantu untuk memperkuat branding. “terlebih para peserta hari ini mayoritas sudah berusia 40 tahun. Oleh karena itu, AI membantu mereka agar memiliki nilai estetika yang lebih di mata calon pelanggan,” jelasnya.

Farouq Rifqi juga menambahkan bahwa keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi dalam kegiatan ini menunjukkan kontribusi nyata UPNVJT dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat. Menurutnya, Ilmu Komunikasi (IKOM) berperan dalam membentuk pesan yang efektif, memilih media yang tepat, serta memaksimalkan fitur digital agar pemasaran produk UMKM dapat tersampaikan secara optimal kepada konsumen.

3 dosen lainnya yang juga turut berkontribusi di antaranya: Nimas Safira W., S.I.Kom., M.Med.Kom., menyampaikan materi tentang strategi peningkatan penjualan digital, Rinda Dwi Pradina, S.I.Kom., M.I.Kom., mengulas etika penyusunan konten media sosial bagi UMKM, sementara Tazkiyah Azizah, S.I.Kom., M.I.Kom., berperan sebagai moderator sekaligus membimbing peserta dalam praktik public speaking untuk mendukung kemampuan live selling.

Keterlibatan lima dosen tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang tengah dibangun antara Program Studi Ilmu Komunikasi UPNVJT dan DISKOPUKM Jawa Timur. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam mendorong UMKM Jawa Timur yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di era digital. (A)

Penulis: Aqilah Nur Safura
Editor: ‘Indanaa Zulfaa