
Ikomupnjatim – Daffa Pasha Arifin, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur akan maju sebagai perwakilan Indonesia dalam Asian Games 20 cabang lomba esports nomor Identity V. Kabar baik itu datang selepas Daffa bersama 4 orang timnya lolos dalam seleksi final nasional yang digelar di Ligagame Esports Arena, Jakarta Barat pada Sabtu (02/05).
Pesta olahraga terbesar se-Asia ini akan digelar pada September mendatang di Aichi dan Nagoya, Jepang dengan menghadirkan lebih dari sepuluh ribu peserta dari 45 negara dan 41 cabang lomba. Meski merasa senang, Daffa mengaku masih tertantang untuk terus berjuang pada kualifikasi bertahap ke depannya.
“Jujur sangat senang, karena usaha aku dan tim selama latihan terasa terbayarkan. Akhirnya aku juga bisa ketemu langsung sama teman-teman setim yang sebelumnya cuma komunikasi lewat Discord,” ujarnya.

Ketika kabar seleksi tim perwakilan Indonesia mulai tersebar, Daffa mengaku diajak oleh rekan satu timnya. Tanpa pikir panjang, Daffa dengan berani mengambil kesempatan yang menurutnya merupakan peluang besar dalam mengembangkan kemampuannya di dunia esports.
Dalam persiapan menuju kompetisi, Daffa dan tim berlatih tiap malam. Bahkan, mereka juga menganalisis permainan dari pemain profesional asal China untuk mempelajari strategi dan gameplay yang digunakan dalam turnamen besar.
“Latihannya cukup melelahkan, karena banyak strategi dan karakter yang harus dipelajari. Tapi menurut aku, itu perjuangan yang sangat memuaskan,” katanya.
Saat ini, Daffa dan tim tengah mempersiapkan diri untuk bertanding di Singapura pada akhir Mei mendatang guna mengamankan slot Indonesia di gelanggang Asian Games. Jika berhasil lolos pada tahap tersebut, Indonesia akan resmi bermain dengan Daffa dan tim sebagai perwakilannya.

(Dok. Pribadi)
Daffa menceritakan bahwa ketertarikannya pada gim Identity V dimulai sejak SMP, sekitar tahun 2020. Seiring berjalannya waktu, ia mulai dikenal di komunitas Identity V Indonesia karena kemampuan bermain sebagai hunter dengan nickname DS_Lethe dalam timnya.
Di akhir wawancara, Daffa membagikan pesannya untuk para mahasiswa agar tidak takut mengembangkan potensi di bidang non-akademik, khususnya esports. “Jangan pernah takut mencoba. Selama kita bisa membagi waktu dengan baik dan terus berproses, hobi juga bisa membawa prestasi dan membanggakan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya. (S)
Penulis: Vanessa Nova R.S
Editor: ‘Indanaa Zulfaa




