Wakili Kampus Bela Negara, Mahasiswa KKN Bina Desa IKOM UPNVJT Hijaukan Pesisir Lewat Aksi Tanam Mangrove

Antusiasme pada kegiatan penanaman bibit mangrove (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur yang tergabung dalam program KKN Bina Desa melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove di kawasan Sontoh Laut, Kelurahan Greges, Kecamatan Asem Rowo, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan yang melibatkan berbagai organisasi dan komunitas lingkungan ini dilakukan sebagai upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan penanaman mangrove dipimpin langsung oleh Dr. Zainal Abidin A., M.Si., M.Ed. selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (Ka. Pus Pengmas & KKN). Turut hadir mendampingi, Ririn Pupita Tutiasri, S.I.Kom., M.Med.Kom. selaku Koordinator Bina Desa Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dr. Zainal Abidin A., M.Si., M.Ed ikut serta pada kegiatan penanaman mangrove (Dok. Pribadi)

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB melalui apel bersama untuk mengoordinasikan seluruh sukarelawan. Pada sesi tersebut, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai pembagian wilayah kerja serta tata cara penanaman mangrove yang tepat agar bibit dapat tumbuh dan bertahan dengan baik di kawasan pesisir.

“Kita membagi menjadi tiga wilayah berdasarkan kelompok yang sudah dibentuk agar penyebaran penanaman lebih maksimal. Setelah itu dilanjutkan dengan penanaman pohon mangrove di area lepas pantai,” ujar Alvin, salah satu mahasiswa peserta kegiatan.

Setiap peserta dibekali bibit mangrove, kayu penyangga, serta tali untuk menancapkan dan mengikat tanaman di area lumpur pesisir. Proses penanaman yang dilakukan langsung di medan pesisir memberikan pengalaman baru sekaligus pembelajaran berharga bagi para mahasiswa.

“Saya awalnya tidak tahu fungsi mangrove maupun cara menanamnya. Setelah terjun langsung ke lokasi, saya jadi belajar banyak hal,” ujar Saddam, mahasiswa yang turut mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Saddam, kegiatan kolaboratif seperti ini memberikan dampak positif, baik bagi pembentukan karakter mahasiswa maupun bagi kelestarian lingkungan sekitar. Ia menilai antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka selama proses penanaman berlangsung.

“Kegiatan ini sangat positif karena peserta terlihat menikmati prosesnya. Banyak juga yang membuat konten sekaligus mempromosikan kegiatan pelestarian lingkungan ini,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan. Selain itu, kami juga berharap para peserta yang terlibat memiliki kesadaran untuk terus menjaga alam di sekitarnya,” pungkas Alvin. (S)

Penulis: Favian Fadlurahman
Editor: Nabilla Putri Sisilia