Jadi Delegasi ke Singapore dan Malaysia, Mahasiswa IKOM Borong Penghargaan di Ajang ASEAN Excursion

Diana, Penerima Fully Funded Program Delegasi Changemaker Youth ASEAN Excursion Batch 4 ke Malaysia & Singapore (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Diana Zianita, berhasil meraih dua penghargaan dalam program Changemaker Youth ASEAN Excursion Batch 4 melalui proyek inovasi ramah lingkungan bertajuk Green Campus Industry Watch
(GCIW). Bersama tim delegasinya, Diana memperoleh penghargaan 3rd Best Media Presentation dan 2nd Best Group Idea dalam kegiatan yang diselenggarakan di Singapura
dan Malaysia pada 6–10 April 2026.

Program tersebut diselenggarakan oleh BIG FAIR bersama Changemaker serta didukung oleh VIV AMD dan Viva Kosmetik. Diana mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut untuk menambah wawasan, mempelajari budaya luar negeri, sekaligus mengembangkan minatnya
di bidang akademik.

“Saya tertarik mengikuti program ini karena ingin menambah wawasan, mempelajari budaya luar negeri, dan mengembangkan passion di bidang akademik,” ungkap Diana.

Sebelum keberangkatan, Diana bersama tim mempersiapkan materi dan objek penelitian selama kurang lebih satu bulan. Dalam program tersebut, mereka mengangkat proyek
bertajuk Green Campus Industry Watch (GCIW), sebuah inovasi yang berfokus pada pengembangan konsep ramah lingkungan bagi UMKM dan lingkungan kampus.

Melalui proyek tersebut, tim Diana menghadirkan inovasi penggunaan panel surya sebagai dukungan terhadap energi terbarukan bagi UMKM. Selain itu, mereka juga mengembangkan situs web Green Campus Industry Watch (GCIW) yang ditujukan untuk membantu mahasiswa meneliti UMKM ramah lingkungan yang memiliki daya saing global.

“Kami juga membuat website Green Campus Industry Watch (GCIW) untuk membantu mahasiswa meneliti UMKM ramah lingkungan yang memiliki daya saing global,” jelasnya.

Diana Bersama Tim ketika Menerima Penghargaan (Dok. Pribadi)

Di balik pencapaiannya, Diana mengaku menghadapi tantangan saat diminta membuat prototipe panel surya untuk kebutuhan penelitian tim. Ia harus mempelajari proses pembuatannya secara mandiri karena belum memiliki pengalaman sebelumnya.

“Saya belajar dari YouTube dan mahasiswa Teknik Elektro karena sebelumnya belum pernah membuat prototipe seperti itu,” ujarnya.

Selain memperoleh pengalaman akademik, mahasiswa semester dua tersebut juga mendapatkan pengalaman emosional selama berada di Malaysia. Diana mengungkapkan bahwa dirinya dapat bertemu sang ayah yang telah lama bekerja di negara tersebut. Dukungan dari tim delegasi juga menjadi salah satu faktor yang membuatnya mampu menjalani seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.

Prestasi yang diraih dalam program internasional ini membuat Diana semakin termotivasi untuk mengikuti kegiatan serupa pada masa mendatang. Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba peluang baru dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

“Jangan takut melangkah dan jangan pernah meragukan kemampuan diri sendiri karena semua harus dimulai dari langkah pertama,” pungkasnya. (S)

Penulis: Ertita Lisa Dwi Kusuma
Editor: Nabilla Putri Sisilia