PURE UNAIR Kunjungi Cyber PR UPN Jatim, Pelajari Big Data dan Kehumasan Digital

Cyber PR Menjelaskan Fasilitas Laboratorium (Dok. Pribadi)



Ikomupnjatim – Laboratorium Cyber Public Relations (Cyber PR) Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur menggelar kegiatan studi banding bersama klub Public Relations (PURE) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (UNAIR) yang bertempat di Laboratorium Broadcasting dan Laboratorium Cyber PR UPN “Veteran” Jawa Timur pada Sabtu (09/05). Kegiatan yang diinisiasi oleh PURE HIMAKOM UNAIR tersebut bertujuan untuk mempelajari manajemen kehumasan digital, pemanfaatan big data, serta fasilitas laboratorium yang dimiliki Laboratorium Cyber PR UPN “Veteran” Jatim.

Dalam kegiatan tersebut, kedua organisasi saling memaparkan grand design organisasi sekaligus berdiskusi mengenai praktik kehumasan yang diterapkan masing-masing pihak. Ketua Pelaksana Studi Banding Cyber PR, Michaela Sinaga, mengatakan bahwa

PURE HIMAKOM UNAIR tertarik mempelajari beberapa bidang yang telah dikembangkan Cyber PR, khususnya pada divisi Project Execution (PEx), Corporate Social Responsibility (CSR), serta Research and Development (RnD) berbasis big data.

“Mereka ingin belajar hal yang mungkin belum terlalu familiar bagi PURE HIMAKOM UNAIR, seperti pengelolaan eksternal, CSR, dan Research and Development di bagian big data,” ujar Michaela.

Selain berdiskusi, PURE HIMAKOM UNAIR juga membagikan pengalaman mereka dalam mengelola proyek bertajuk Table Manner bersama pihak hotel. Menurut Michaela, program tersebut menjadi proyek utama PURE HIMAKOM UNAIR yang dinilai penting untuk membangun etika profesional dalam dunia kehumasan.

“Mereka menganggap ketika nantinya bertemu dengan kolega atau relasi besar di bidang kehumasan, kemampuan table manner menjadi hal yang perlu dipelajari dan diterapkan untuk menjaga etika di meja makan disaat sesi ramah tamah,” jelasnya.

Peserta studi banding juga diajak berkeliling untuk melihat langsung fasilitas penunjang di Laboratorium Cyber PR. Salah satu fasilitas yang menarik perhatian peserta ialah penggunaan Reck Table serta sistem analisis jaringan berbasis big data yang dimiliki laboratorium tersebut.

“Mereka cukup kagum dengan fasilitas yang ada, terutama ketika kami menunjukkan analisis jaringan dari big data,” tambah Michaela.

Studi Banding Cyber PR bersama PURE HIMAKOM UNAIR

Michaela menjelaskan bahwa perbedaan mendasar antara PURE HIMAKOM UNAIR dan Cyber PR terletak pada pembagian divisi serta kompleksitas stakeholder yang dikelola. Menurutnya, Cyber PR memiliki ruang lingkup kerja eksternal yang lebih luas sehingga membuka peluang kolaborasi yang lebih besar.

“Kalau di Cyber PR, stakeholder yang dikelola sudah cukup kompleks sehingga interaksi dengan pihak eksternal juga lebih banyak,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Cyber PR juga melihat peluang untuk memperluas kolaborasi mendatang. Michaela menilaKita juga membutuhkan kolaborasi dengan mereka karena UNAIR memiliki nama besar dan masuk jajaran universitas terbaik di Indonesia,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara Cyber PR dan PURE HIMAKOM UNAIR tidak akan berhenti pada forum diskusi semata. Kedua pihak telah merencanakan tindak lanjut berupa program kolaborasi, seperti kegiatan kunjungan maupun CSR bersama.

“PURE ini nantinya menjadi stakeholder eksternal Cyber PR. Kemarin kami juga sudah membicarakan kemungkinan kolaborasi lanjutan dalam bentuk visit dan CSR,” katanya.

Melalui studi banding ini, Cyber PR berharap dapat terus memperkenalkan pentingnya pemanfaatan big data dalam bidang kehumasan kepada mahasiswa ilmu komunikasi, utamanya di Komunitas Kehumasan Serumpun. 

“Harapannya, Cyber PR dapat terus berkembang dan memiliki lebih banyak mitra untuk memperkenalkan big data kepada teman-teman ilmu komunikasi lainnya,” pungkas Michaela. (S)

Penulis: Rifqi Akbar Athallah Lazuardi
Editor: Nabilla Putri Sisilia