
Ikomupnjatim — Program Studi Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan MoU Signing & International Community Service Program yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) bekerja sama dengan ACWA. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung AR Fachruddin A, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring internasional Program Studi Ilmu Komunikasi, khususnya dalam memperluas kolaborasi akademik, pengabdian kepada masyarakat, serta rekognisi internasional program studi. Dalam kegiatan ini, Prodi Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur menjalin kerja sama internasional dengan empat universitas dari Asia Tengah, yaitu Tashkent State University, Asia International University, Buxoro Innovation Ta’lim va Tibbiyot Universiteti, dan Silk Road International University.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Catur Suratnoaji, Koordinator Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Dr. Syafrida N. Febriyanti, serta Koordinator Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Aulia Rahmawati, Ph.D. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi ini menunjukkan komitmen UPN “Veteran” Jawa Timur dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, khususnya di bidang ilmu komunikasi.
Koordinator Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Dr. Syafrida N. Febriyanti mengatakan bahwa acara ini diinisiasi oleh ASPIKOM yang diketuai oleh Prof. Anang Sujoko, Ph.D. Melalui kegiatan ini, ASPIKOM membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi program studi ilmu komunikasi di Indonesia untuk terhubung dengan perguruan tinggi internasional.
“Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional yang melibatkan kolaborasi besar antara 35 Program Studi Ilmu Komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia, 9 kampus internasional, serta 1 asosiasi internasional, yaitu ACWA,” katanya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Presiden ACWA, Dexkhanov Suxrob Sobirovich, yang turut memberikan sambutan sekaligus berkontribusi dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional. Kehadiran Presiden ACWA memperkuat makna kolaborasi global dalam kegiatan ini, karena tidak hanya berfokus pada kerja sama formal antarinstitusi, tetapi juga pada pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik pengabdian lintas negara.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi juga dapat dikembangkan dalam bentuk kegiatan akademik berkelanjutan, seperti pertukaran dosen, riset kolaboratif, kuliah tamu internasional, publikasi bersama, serta pengabdian masyarakat berskala global,” tegasnya.
Di samping itu, Dr. Syafrida juga menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki relevansi kuat dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Penandatanganan kerja sama internasional dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat internasional menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap SDG 4: Quality Education, yaitu mendorong pendidikan tinggi yang inklusif, bermutu, dan berorientasi global. “Melalui kolaborasi lintas negara, dosen dan mahasiswa memiliki peluang untuk memperluas wawasan akademik, meningkatkan kapasitas keilmuan, serta membangun pengalaman belajar yang melampaui batas geografis,” kata dia.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals, karena memperkuat kemitraan global antara perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan komunitas akademik internasional. Kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia, universitas internasional, ASPIKOM, dan ACWA menunjukkan bahwa pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan membutuhkan kerja sama lintas institusi, lintas negara, dan lintas budaya.
Dimensi pengabdian kepada masyarakat internasional dalam kegiatan ini juga mempertegas peran ilmu komunikasi dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Melalui pendekatan komunikasi, literasi, pertukaran budaya, dan pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat global dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan digital.
“Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan komunikasi yang adaptif, berdampak, dan berorientasi global. Kerja sama internasional ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang tidak hanya memperkuat institusi, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya. (A)




