Wakili IKOM, Alwina Sukses Raih Juara 2 Lomba MTQ Tingkat Universitas

Alwina Fariqoh, Peraih Juara 2 dalam Lomba MTQ Tingkat UPN ”Veteran” Jawa Timur Tahun 2026
Alwina Fariqoh, Peraih Juara 2 dalam Lomba MTQ Tingkat UPN ”Veteran” Jawa Timur Tahun 2026, (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Memiliki latar belakang pendidikan yang jauh dari dunia seni murni tak menyurutkan langkah Alwina Fariqoh untuk unjuk gigi pada bidang seni kaligrafi. Mahasiswi program studi Ilmu Komunikasi (IKOM) ini berhasil membuktikan kepiawaiannya dengan menyabet Juara 2 pada cabang Lomba Kaligrafi Kontemporer dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat internal Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) (15/5).

Diselenggarakan setiap tahun, ajang ini dimaksudkan untuk menjaring delegasi UPNVJT di tingkat provinsi hingga nasional nantinya. Diinisiasi langsung oleh Rektor UPNVJT, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.MT., IPU., ASEAN.Eng., perlombaan MTQ ini menjadi ajang kompetisi yang prestisius bagi seniman-seniman qurani antar fakultas.

Sementara itu, Di cabang kaligrafi kontemporer yang diikuti Alwina, ternyata mahasiswa angkatan 2023 ini harus menghadapi persaingan yang cukup berat. Dari total 11 peserta, mayoritas didominasi oleh mahasiswa Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) sebanyak enam orang.

Dari Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISIBPOL) sendiri hanya mengirimkan dua perwakilan. Perbandingan yang amat jauh jika disandingkan dengan jumlah delegasi dari FAD.

Ia turut mengungkapkan bahwa menghadapi para mahasiswa desain yang setiap harinya berkutat dengan teori dan praktik seni secara akademis tentu menjadi tantangan moral tersendiri baginya. Meski begitu, Alwina dibekali dengan talenta seni yang sangat mumpuni berkat keturunan dari keluarganya.

“Aku memang punya basic seni dari kecil karena turunan keluarga. Ayah dan omku itu seniman. Cuma bedanya, kemampuanku ini ya sebatas seni bakat saja,” cerita Alwina.

Meski hanya mengandalkan bakat otodidaknya, karya Alwina nyatanya mampu bersaing diantara peserta yang lain. Ia sukses mengamankan posisi Juara 2, diapit oleh mahasiswa FAD yang menempati posisi pertama dan ketiga.

“Perasaanku otomatis sangat senang. Bisa dibilang cukup membanggakan lah bisa mengalahkan anak desain,” ungkap mahasiswa angakatan 2023 tersebut dengan bangga.

Namun ternyata, kemenangan ini diraih Alwina dengan perjuangan yang tak mudah. Berbeda dengan kaligrafi dekorasi, kaligrafi kontemporer adalah seni semi-lukisan yang bebas dari kaidah penulisan kaligrafi Al-Quran.

Secara garis besar, peserta dituntut untuk menerjemahkan makna ayat Al-Quran ke dalam sebuah lukisan. Namun, pada perlombaan ini panitia turut memberikan tantangan untuk memvisualisasikan Surat Ali Imran ayat 103 yang bermakna tentang persatuan dan larangan bercerai-berai.

“Bagian itunya yang susah. Konsep persatuan itu cukup tricky untuk digambar, tidak segampang kalau kita melukiskan tema alam, surga, atau neraka yang wujud objeknya sudah jelas,” jelas Alwina tentang proses di balik pembuatan karyanya.

Di luar proses pembuatan karyanya tersebut, Alwina juga diharuskan membagi waktunya dengan cermat. Pasalnya jadwal penyelenggaraan lomba MTQ UPNVJT ini ternyata bertepatan dengan kewajibannya mengikuti KKN Bina Desa yang cukup menguras waktu di setiap akhir pekan.

Belum lagi, ia harus tetap mengikuti perkuliahan luring dan menjalankan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa serta guru pembimbing seni.Ya, di saat yang bersamaan, Alwina ternyata tengah membimbing anak-anak SD, SMP, dan SMA untuk mengikuti lomba seni FLS2N tingkat Kab. Bangkalan.

“Waktunya sangat berdekatan, perlombaan di UPN digelar pada tanggal 12 dan pengumumannya pada tanggal 13. Sementara itu, di tanggal yang sama yaitu 13 Mei juga bebarengan dengan pertandingan murid-murid bimbinganku,” ungkapnya.

Prestasi di ajang MTQ ini semakin memperpanjang daftar pencapaian Alwina. Sebelumnya, pada bulan Mei tahun lalu, ia juga sukses meraih Juara 1 tingkat nasional melalui ajang Iconic yang diselenggarakan oleh FISIBPOL UPNVJT.

Kini, targetnya tertuju pada kompetisi yang lebih besar. Dengan rencana UPN menjadi tuan rumah perlombaan MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur pada bulan September mendatang, Alwina tengah bersiap untuk kembali berkompetisi pada bidang ini. (S)

Penulis: Aqilah Nur Safura