Mahasiswa IKOM UPNVJT Raih Juara 1 Kompetisi Sustainable Idea Petrokimia Gresik

Ikomupnjatim – Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IKOM) UPN “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT), Agika Rahma Putri berhasil meraih prestasi gemilang di Sustainable Idea Competition (SIC) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik pada Minggu (16/02/2025), dengan tujuan menampung ide kreatif pengelolaan lahan melalui metode studi kasus. 

SIC 2025 merupakan agenda tahunan yang tahun ini mengusung tema konservasi lahan di pesisir mangrove dengan penerapan SDGs 13 (climate action)  dan SDGs 14 (life below water), di Desa Tanjung Widoro, Mengare, Gresik. Dalam kompetisi ini Agika berkolaborasi bersama Alma Dwi Yulia Sari, Mahasiswa Teknik Industri UPNVJT dan berhasil menjadi pemenang dengan  mengalahkan lebih dari 40 proposal yang diajukan.

Dengan  judul  “Sustainable Aquaculture : Optimalisasi Silvofishery Berbasis Budidaya Oyster Untuk Keberlanjutan Ekosistem Pesisir di Saung  Tanjung Widoro, Mengare”, proposal mereka menawarkan solusi pada sektor lingkungan dan ekonomi di area konservasi mangrove yang merupakan bagian dari program CSR PT Petrokimia gresik. Agika menjelaskan bahwa ide tersebut dikembangkan berdasarkan riset sebelumnya dan disesuaikan dengan hasil riset di lokasi. 

“ Jadi kami mengembangkan ide ini bersama, kemudian kami mengkaji temuan beberapa solusi lahan konservasi sebelum nya yang kami gabungkan sebagai dasar riset, kami juga melakukan penelitian di  lokasi dan menyesuaikannya dengan hasil di lapangan,“ jelasnya

Agika juga menekankan pentingnya keunggulan ide agar berbeda dari kelompok lain. Selama presentasi, ia  juga menghadapi beberapa pertanyaan sulit dari juri, terutama mengenai sistem pengelolaan  tepat sasaran, sterilisasi, validasi ilmiah terkait kelayakan dan keamanan produk oyster secara ilmiah. 

Bagi Agika ini merupakan pengalaman yang seru dan menantang, ia dapat belajar banyak hal mengenai data ilmiah dan lahan konservasi pesisir mangrove yang belum pernah dipahami olehnya. Ia juga mengaku sempat pesimis saat mengetahui ide-ide inovatif dari proposal peserta lainnya, namun dirinya percaya dan berusaha untuk terus mencoba.“Senang dan seru, karena tantangan besar untuk merancang ide yang based on lingkungan, sedangkan aku jurusan ilmu komunikasi. Yah jadi belajar lebih untuk membuat kajian ide yang sesuai dengan data ilmiah. Aku juga sempat pesimis waktu lihat ide-ide dari peserta lain, tapi aku tetap mencoba,” ungkapnya.

Kemenangan di SIC 2025 bukan yang pertama bagi Agika, tahun lalu ia juga menjadi pemenang pertama pada SIC 2024. Diharapkan prestasi ini menjadi langkah baru dan motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk menyalurkan ide inovatif serta untuk terus mencoba  terlepas dari jurusan yang diambil. (F)

Penulis :Putri Permatasari 

#IkomUPNJATIM #SIC2025 #SDGs