Kukuhkan 5 Guru Besar, Rektor UPN Veteran Jatim Genjot 20 Persen Dosen Jadi Profesor

Rektor UPN ”Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.MT., IPU., Foto Bersama Guru Besar Saat Pengukuhan.
(Dok. Tim Web News)

Ikomupnjatim — Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. H. Akhmad Fauzi, M.MT., IPU, menegaskan bahwa pengukuhan lima guru besar menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus, khususnya bagi dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, penambahan guru besar ini merupakan tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas akademik universitas. Saat ini, UPN Veteran Jawa Timur telah memiliki total 39 profesor.
“Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi akademik universitas,” ujarnya.

Rektor juga menekankan bahwa arah pengembangan riset ke depan harus lebih berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Ia mendorong agar penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi mampu memberikan kontribusi langsung bagi kebutuhan sosial.
“Riset harus semakin kuat dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pencapaian sebagai guru besar bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Seorang profesor, menurutnya, dituntut tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan pendidikan tinggi.
“Menjadi guru besar adalah awal perjalanan baru dengan tanggung jawab yang lebih besar,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa guru besar memiliki kewajiban moral dan akademik untuk terus menjaga kualitas, produktivitas, serta inovasi dalam menghasilkan karya ilmiah dan kekayaan intelektual.
“Guru besar harus menjadi produsen ilmu pengetahuan dan terus berkarya tanpa henti,” tambahnya.

Dari sisi pengembangan sumber daya manusia, Rektor menjelaskan bahwa sejak bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri pada 2014, jumlah dosen di UPN Veteran Jawa Timur meningkat signifikan dari sekitar 380 menjadi lebih dari 840 orang saat ini. Untuk meningkatkan kualitas, universitas juga aktif mendorong dosen melanjutkan studi, dengan sekitar 90 dosen telah dikirim untuk pendidikan lanjutan.

Ke depan, peningkatan jumlah dosen juga akan diiringi dengan penguatan kualitas akademik. Saat ini, sekitar 50 dosen dengan jabatan lektor diproyeksikan naik ke jenjang lektor kepala hingga profesor.
“Kami menargetkan minimal 20 persen dosen dapat mencapai jabatan profesor,” jelasnya.

Dengan rencana peningkatan jumlah dosen hingga sekitar 1.400 orang, universitas menargetkan memiliki basis akademisi dengan kualifikasi tinggi sebagai penopang daya saing.
Sementara itu, dari sisi mahasiswa, UPN Veteran Jawa Timur saat ini menampung sekitar 24.000 mahasiswa, dengan penerimaan mahasiswa baru mencapai 6.500 orang setiap tahunnya.

Rektor juga mengakui bahwa posisi universitas dalam pemeringkatan global masih perlu ditingkatkan. Saat ini, UPN Veteran Jawa Timur berada di kisaran peringkat 203–223 di tingkat Asia Tenggara dan sekitar 1.500 di tingkat Asia.
“Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas akademik, riset, dan publikasi agar mampu bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya. (A)

Penulis: Alfiyah Wintsadin Fashla