Ikomupnjatim – Kolaborasi antara dosen dan kelompok 3 KKN Bina Desa Ikom UPNVJT sukses dalam menggelar sosialisasi literasi digital yang bertajuk “Menuju Ketenangan di Era Digital”. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan di PAUD Pelangi, Desa Kalanganyar, Sidoarjo pada Jumat (08/05) lalu.
Dynar Navilian, sebagai ketua pelaksana sosialisasi menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh keresahan terhadap maraknya penipuan digital dan cepatnya penyebaran informasi palsu di masyarakat. Dilaksanakannya program sosialisasi ini dengan tujuan agar dapat meningkatkan literasi digital masyarakat Desa Kalanganyar sehingga dapat memanfaatkan teknologi secara bijak.
“Kami mengangkat tema ketenangan karena masyarakat saat ini sangat dekat dengan dunia digital. Banyak informasi, promosi, dan tawaran muncul setiap hari, sementara penipuan digital juga semakin beragam. Karena itu, kami ingin para audiens lebih bijak, hati-hati, dan tenang,” ungkap Dynar.
Pada sesi materi, dosen ilmu komunikasi, Heidy Arviani, S.Sos, M.A, memaparkan dampak positif dari Artificial Intelligence (AI) bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa AI tidak perlu dipandang sebagai teknologi yang rumit, melainkan sebagai alat yang dapat membantu aktivitas harian.
Bagi pelaku UMKM, Heidy menjelaskan bagaimana platform seperti ChatGPT dapat digunakan untuk mempermudah operasional bisnis. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk membuat deskripsi produk, menyusun caption media sosial, mencari ide untuk nama produk, hingga membuat konsep poster promosi.
Tak hanya mengulas pemanfaatan teknologi untuk aspek produktif, mahasiswa Ikom bernama Regi juga memberikan materi agar masyarakat lebih waspada dengan modus penipuan digital. Ia mengingatkan audiens agar tidak mudah membagikan data pribadi yang bersifat sensitif seperti PIN, kode OTP, nomor identitas, maupun informasi rekening.
Rasa syukur disampaikan oleh ketua pelaksana karena program ini disambut baik oleh warga setempat. Antusiasme peserta semakin memuncak saat memasuki sesi praktik langsung untuk merancang konsep poster berbasis AI yang dapat digunakan untuk promosi oleh UMKM.
“Alhamdulillah audiens menerima sosialisasi ini dengan sangat baik. Mereka antusias, banyak yang bertanya, dan tertarik saat praktik membuat konsep poster jualan menggunakan AI. Karena di Desa Kalanganyar banyak UMKM, kami ingin materi ini tidak hanya berhenti sebagai teori, tetapi bisa langsung dimanfaatkan,” tutup Dynar sebagai ketua pelaksana. (A)
Penulis: Devina Tri Amalia
Editor: Aura Dwinda Sugianti




