
Ikomupnjatim — Bukan hanya sekadar memotret, namun ada pesan yang ingin disampaikan lewat setiap gambar yang diambilnya. Gusti Ayu Made Kayika, atau yang akrab disapa Kayra, merupakan mahasiswi Ilmu Komunikasi UPN ‘Veteran’ Jawa Timur angkatan 2021 yang sudah lama aktif dalam giat isu sosial. Baru-baru ini, Kayra memilih lensa sebagai salah satu alat perjuangannya dan mencetak prestasi dalam dunia fotografi dengan memenangkan lomba yang diselenggarakan oleh FIAN Indonesia pada 7 – 25 Januari 2025. Dengan tema “Memantau Pelanggaran Hak atas Pangan dan Gizi dalam 100 Hari Prabowo-Gibran,” ia menghadirkan karya yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga membawa pesan yang kuat.
Baginya, fotografi bukan sekadar seni visual, tetapi juga sarana advokasi. Sebagai kontributor riset dan advokasi media di Savy Amira Woman Crisis Center, Kayra telah lama berkecimpung dalam isu-isu sosial yang sering kali luput dari perhatian publik. Sehingga kompetisi ini menjadi kesempatan baginya untuk mengangkat perspektif baru dalam diskusi tentang pangan, terutama melalui pendekatan antropologi feminisme.
Kayra menuturkan, kemenangannya tidak hanya dinilai oleh juri berdasarkan teknik dan hasil fotografi saja, akan tetapi kemampuan peserta dalam menarasikan tema serta isu kompleks ke dalam bahasa yang lebih populer.

Bagi Kayra, lomba ini bukan hanya sekadar prestasi, namun kompetisi ini merupakan implementasi peran Kayra sebagai generasi muda. Menurutnya, kedekatan generasi muda dengan teknologi bisa dimanfaatkan untuk menyuarakan isu-isu sosial melalui media kreatif seperti fotografi.
“Generasi muda itu kan sangat lekat dengan tren, ide, kreativitas, jadi upaya kita untuk memperluas isu-isu ke dalam bentuk komunikasi yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat, tolak ukurnya ada di kontribusi generasi muda,” ungkapnya.
Kayra berharap karyanya mampu meningkatkan kesadaran kolektif terkait isu pangan tanpa terkecuali. Ia ingin menekankan bahwa isu pangan tidak terbatas pada aspek ekonomi dan kebijakan saja, tetapi juga menyinggung aspek gender, sosial, dan budaya. Ia juga berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk memperdalam isu ini dan turut menyuarakan dalam bentuk kampanye khususnya pada media kreatif. (F)
Penulis: Arini Fitriasmara
Editor: Netanya Adel Stephanie
#Fian2025 #Fotografi #Ikomupnjatim