Berangkat dari Hobi, Mahasiswa IKOM Kini Jadi Influencer Lari

Ceysha, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Ketika Mengikuti Event Mantra 116 Kategori 38K (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Ceysha Aurellia, berhasil membangun personal branding di media sosial sebagai influencer lari. Berawal dari hobi olahraga, kini ia aktif bekerja sama dengan berbagai brand serta dipercaya menjadi pacer dalam sejumlah event lari.

Melalui akun Instagram @ceyshaaurellia, Ceysha rutin membagikan konten seputar perjalanan larinya, mulai dari aktivitas latihan hingga keterlibatannya dalam berbagai ajang lomba. Konten tersebut menjadi sarana utama dalam membangun citra dirinya sebagai pelari sekaligus content creator di bidang olahraga.

Perjalanan Ceysha dimulai pada 2021 saat ia mencoba lari sebagai olahraga rekreasional. “Di tahun 2021 itu aku coba lari yang sekadar olahraga aja, banyak lari sendiri,” ujarnya.

Setahun kemudian, ia mulai bergabung dengan komunitas lari Run Malang Run di Kota Malang. Pengalaman tersebut menjadi titik awal keseriusannya dalam dunia lari.

Pada 2023, saat pindah ke Surabaya untuk berkuliah, Ceysha mulai aktif membuat konten tentang lari di media sosial. Namun, pada awalnya ia mengaku belum konsisten dalam mengunggah konten.

Seiring waktu, ia mulai mengikuti berbagai event lari dan kerap membagikan pengalamannya sebagai konten. Salah satu unggahannya yang mendapat perhatian luas adalah saat mengikuti Sikso Rogo Lawu Ultra 2025 kategori 50 kilometer di Gunung Lawu.

“Dari konten itu mulai ramai dan banyak teman-teman sesama trail running yang follow aku, jadi tahu aku. Jangkauannya juga cukup luas,” jelasnya.

Perkembangan personal branding tersebut membuka peluang bagi Ceysha untuk terlibat lebih jauh dalam berbagai event, salah satunya sebagai pacer di Livin’ Runfest 2025.

Sebagai pacer, ia memiliki tanggung jawab untuk membantu pelari lain mencapai target waktu. “Tugasku itu memandu peserta agar bisa mencapai target waktunya masing-masing,” tegasnya.

Ceysha juga mengungkapkan bahwa salah satu motivasi terbesarnya untuk terus konsisten adalah respon positif dari para pengikutnya. Banyak di antara mereka yang mengaku terinspirasi untuk mulai berlari setelah melihat konten yang ia bagikan.

Meski demikian, ia tidak menampik adanya tantangan dalam menjalankan peran sebagai pelari sekaligus konten kreator. “Tantangannya, ketika race kita fokus sama jalur, jadi nggak kepikiran untuk rekam,” ujarnya.

Ceysha Ketika Menjadi Pacer di Event Livin’ Runfest 2025 (Dok.Pribadi)

Menurutnya, tren lari saat ini tengah meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Ia pun mendorong pemula untuk memulai dari intensitas ringan, seperti metode run-walk, dan menjaga konsistensi.

Selain itu, Ceysha juga membagikan tips bagi mereka yang ingin mulai membuat konten. “Kuncinya percaya diri dan tidak perlu takut omongan orang lain, karena yang menjalankan olahraga itu kita sendiri,” pungkasnya. (K)

Penulis: Muhammad Shofil Azmi
Editor : Nabilla Putri Sisilia