Ikomupnjatim – Program Berdampak Studi Independen dan Riset Independen Semester Genap TA. 2025/2026 resmi ditutup pada Kamis, (19/6/26). Penutupan program ini diisi dengan presentasi hasil luaran dari enam tim mahasiswa Ilmu Komunikasi Program Berdampak.
Koordinator Prodi Ilmu Komunikasi, Dr. Syafrida N. Febriyanti, M.Med.Kom., menjelaskan bahwa Program Berdampak merupakan pengembangan dari skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktik sekaligus memperkuat portofolio mahasiswa di luar perkuliahan reguler.
Menurut Syafrida, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Program Berdampak dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa setelah lulus. “Ketika lulus, CV mereka tidak hanya sekedar kegiatan-kegiatan laboratorium atau magang, tetapi juga kegiatan di Program Berdampak ini,” jelasnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa diberi kesempatan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi program studi sekaligus mengasah keterampilan di bidang komunikasi. Berbagai luaran yang dihasilkan juga turut mendukung upaya branding Prodi IKOM kepada publik.
Syafrida menilai hasil yang dicapai oleh seluruh tim telah memenuhi ekspektasi program studi. “Sejauh ini semuanya sudah menghasilkan konten-konten media sosial maupun berita yang luar biasa dan sudah memenuhi ekspektasi dari program studi,” ungkapnya.
Meski demikian, evaluasi tetap akan dilakukan sebagai bahan pengembangan pelaksanaan program pada semester berikutnya. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas luaran dan pengalaman belajar mahasiswa.
Meski Program Berdampak semester ini telah berakhir, Koordinator Prodi memastikan program serupa akan kembali dilaksanakan pada semester mendatang. “Tetap akan kita teruskan di semester depan, karena ternyata memberikan banyak manfaat, baik buat prodi maupun mahasiswa,” pungkasnya. (S)
Penulis: Ertita Lisa Dwi Kusuma




