Mahasiswa IKOM Raih 3rd Winner Speech Competition Dalam 16th English Parade

A descriptive sentence about the image for SEO
Mahasiswa IKom UPNVJT, Luhur Edy Wiratmoyo Raih 3rd Winner Speech Competition 16th English Parade (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Luhur Edy Wiratmoyo berhasil menjadi 3rd Winner kategori Speech Competition pada lomba 16th English Parade. Perlombaan itu diselenggarakan oleh Administration English Club (AEC) Universitas Brawijaya pada tanggal 17 Mei 2026 hingga 6 Juni 2026.

Tidak hanya berhasil meraih posisi sebagai 3rd Winner dalam Speech Competition tersebut, Ia juga berhasil mendapatkan pujian dari para judges atas isi speech yang Ia sampaikan di babak final. “Saya mengangkat kisah seorang single mother yang harus membesarkan anaknya sendirian dengan berbagai trauma. Ibu tersebut berhasil membuktikan bahwa Ia berhasil membesarkan anak-anaknya di tengah berbagai batasan. Ia berhasil membuktikan melalui kedua anaknya yang telah tumbuh mandiri dan kuat, serta masuk ke perguruan tinggi untuk menimba ilmu,” ungkapnya.

Mahasiswa yang akrab dipanggil Luhur tersebut mengungkapkan bahwa melalui skill komunikasinya ini, ia termotivasi untuk berkontribusi mengharumkan nama kampus. “Di lain sisi aku juga pengen untuk mengharumkan nama UPN, khususnya untuk ilmu komunikasi, karena kompetisi yang aku ikuti ini juga ranahnya ke arah public speaking,” lanjut Luhur.

Luhur menjelaskan mekanisme speech competition tersebut yang terbagi menjadi dua fase, yaitu elimination round dan final round. Pihak panitia menyediakan tiga tema, yakni Bloom Beyond Limitation, Growth Through Adversity Toward Radiance. Pada tahap final, masing-masing peserta diharuskan untuk mempersiapkan ketiga tema tersebut untuk ditampilkan di fase final.

Luhur dalam video elimination round speech competition 16th English Parade
Luhur dalam video elimination round speech competition 16th English Parade (Dok. Pribadi)

Luhur bercerita, kebanggannya itu makin terasa terutama karena ia bersiap dalam waktu yang cukup singkat dengan beban latihan yang berat. “Saya mempersiapkan pembuatan script selama 3 hari untuk 3 tema. Kemudian saya berlatih untuk speech nya kurang lebih 4 jam dalam sehari untuk ketiga tema tersebut,” jelanya.

Luhur turut menceritakan tentang tantangan yang Ia hadapi tatkala harus membagi waktu dengan baik untuk berlatih speech di tengah kesibukannya. Untuk memastikan semua tanggung jawabnya bisa berjalan dengan lancar, Ia harus pintar-pintar memanajemen waktunya.

“Pengalaman ini membuat saya belajar tentang time management dengan sangat baik. Saya menggunakan teknik space repetition, yaitu dimana dalam satu hari saya berlatih 4 jam. Waktu tersebut dibagi menjadi 1 jam di pagi hari, 1 jam di siang hari, 1 jam di sore hari, dan 1 jam di malam hari. And it works,” terang Luhur.

Pada bagian akhir wawancara, Luhur memberikan beberapa pesan bagi teman-teman sesama mahasiswa yang dilanda keraguan ketika ingin memulai hal baru. “Untuk teman-teman sesama mahasiswa, ingat bahwa hidup bukanlah kompetisi dengan orang lain. Setiap orang memiliki perjalanan, waktu, dan prosesnya masing-masing. Fokuslah pada langkah kecil yang bisa dilakukan hari ini, karena keberanian untuk memulai sering kali lebih penting daripada hasil yang langsung sempurna,” pungkasnya.(S)

Penulis: Muhammad Shofil Azmi
Editor: ‘Indanaa Zulfaa