Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini, Mahasiswa KKN Bina Desa Hadirkan Permainan Tradisional di Sekolah

Potret keseruan siswa SDN Kalanganyar dalam Kegiatan Sosialisasi Permainan Tradisonal
Potret keseruan siswa SDN Kalanganyar dalam Kegiatan Sosialisasi Permainan Tradisonal (Dok. Pribadi)

Ikomupnjatim – Mahasiswa KKN Bina Desa Kelompok 3 menggelar sosialisasi dan perlombaan permainan tradisional bagi siswa SDN Kalanganyar, Sidoarjo, pada Selasa (26/05) lalu.

Maraknya game online di lingkungan anak-anak menjadikan hal ini sebagai urgensi dan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa membagikan materi serta pengenalan jenis-jenis permainan tradisional Indonesia secara langsung, tata cara bermain juga kerap dijelaskan terhadap peserta sebelum memulai perlombaan.

Adapun tujuan program kerja ini sebagai sarana edukasi sekaligus hiburan bagi anak-anak melalui permainan tradisional Indonesia. Program ini diadakan untuk mengenalkan kembali budaya tradisional Indonesia yang mulai pudar dikalangan generasi muda akibat digitalisasi yang semakin canggih.

Peserta utama yang terlibat dalam sosialisasi dan perlombaan ini yakni siswa kelas 3 SDN Kalanganyar. Sosialisasi ini dikemas secara menarik dan mudah dipahami oleh siswa, melalui beragam jenis mainan tradisional Indonesia yang kini mulai jarang dimainkan hingga materi terkait manfaat permainan tradisional Indonesia terhadap tumbuh kembang fisik dan mental anak.

Keseruan siswa SDN Kalanganyar dalam rangkaian perlombaanr
Keseruan siswa SDN Kalanganyar dalam rangkaian perlombaan (Dok. Pribadi)

Melalui permainan tradisional Indonesia, siswa secara tidak langsung telah belajar kerja sama, komunikasi, dan juga sportivitas dalam berkompetisi. Nilai dan karakter yang tertanam mampu membentuk pribadi siswa yang jauh lebih tangguh dan mencintai budaya Indonesia.

Dampak positif yang hadir bagi siswa menjadi wujud nyata kontribusi Kelompok 3 terhadap masyarakat di bidang pendidikan dan pelestarian budaya. Kehadiran Mahasiswa KKN tidak hanya membawa ilmu, namun juga semangat dan energi baru bagi siswa SDN Kalanganyar. “Antusiasme siswa sangat tinggi sih kemarin jadi seru,” ucap Daffa, Ketua Pelaksana.

Antusiasme terpancar dari wajah siswa sepanjang rangkaian acara berlangsung, tawa, sorak, dan semangat para siswa dalam berkompetisi memenuhi setiap sudut area perlombaan. Hal ini membuktikan bahwa permainan tradisional Indonesia sejatinya masih sangat diminati oleh kalangan anak-anak.

“Pesan saya, semoga kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan terus dilestarikan baik oleh sekolah ataupun pihak lainnya. Saya harap siswa SDN Kalanganyar juga dapat memainkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga budaya Indonesia tetap terjaga,” tutupnya. (S)

Penulis: Lailatul Jannah Indah Lestari
Editor: Nabila Putri Sisilia