Ikomupnjatim – Kreativitas mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur kembali mendapat apresiasi dalam gelaran CommFest 2026. Tim Ethra Perfume yang beranggotakan Arya Alif Rachmat P.R., Tsaabitah Bahalwan, dan Muhammad Irfan Azhari berhasil meraih penghargaan Best Advertising Campaign melalui kampanye iklan yang inovatif dan interaktif.
Salah satu anggota tim, Arya Alif Rachmat P.R., mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 semester 6, mengaku tidak menyangka bahwa proyek yang awalnya dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Produksi Iklan tersebut mampu meraih penghargaan.
“Tentu saja saya dan teman-teman tidak menyangka. Awalnya pengerjaan produksi iklan ini kami niatkan untuk menyelesaikan tugas, lalu melanjutkan tugas mata kuliah lainnya. Namun karena bidang periklanan merupakan salah satu bidang yang kami minati, akhirnya kami berusaha mengerjakannya semaksimal mungkin,” ujarnya.
Menurut Arya, kampanye iklan mereka yang diberikan nama Brand Ethra Perfume dirancang dengan konsep yang tidak hanya dapat dilihat, tetapi juga mampu memberikan pengalaman kepada audiens. Salah satu ide yang dihadirkan adalah visualisasi notes aroma pada setiap varian parfum sehingga audiens dapat membayangkan karakter aroma dari produk yang dipromosikan.
Selain itu, tim juga menambahkan voucher diskon pada desain kampanye sebagai bentuk simulasi strategi pemasaran yang dapat mendorong minat calon konsumen untuk mencoba produk tersebut.
“Walaupun proyek ini hanya simulasi untuk tugas perkuliahan, kami ingin mengerjakannya seperti kampanye promosi yang nyata sehingga memiliki nilai pemasaran yang lebih kuat,” jelasnya.
Dalam proses kreatifnya, tim mengusung konsep desain bold minimalism dengan tampilan yang bersih, sederhana, tetapi tetap informatif. Berbagai referensi desain dikumpulkan dari sejumlah platform kreatif seperti Pinterest, Behance, dan Dribbble untuk membantu mengembangkan identitas visual kampanye.
Arya menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah menyatukan empat varian produk dalam satu konsep kampanye yang tetap seimbang dan memiliki identitas yang kuat. Selain itu, proses brainstorming juga harus menyesuaikan jadwal masing-masing anggota tim yang cukup padat.
“Kami harus membagi waktu di tengah jadwal kuliah yang berbeda-beda. Karena itu, beberapa kali brainstorming dilakukan secara daring agar proses pengerjaan tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Melalui penghargaan yang diraih, Arya berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi dirinya dan tim untuk terus mengembangkan kreativitas di bidang periklanan serta menjadi bekal menghadapi dunia profesional di masa depan.
“Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan ide-ide yang lebih kreatif, inovatif, dan out of the box. Harapannya pengalaman ini juga menjadi bekal yang bermanfaat ketika terjun ke dunia kerja nanti,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti CommFest dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai wadah apresiasi karya mahasiswa sekaligus sarana untuk mendorong mahasiswa menghasilkan karya terbaiknya. (A)
Penulis: Vanessa Nova R.S




