Prof Catur Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Ini Deretan Panglima Ilmu Komunikasi yang Hadir

Sebagian para panglima Akademisi Ilmu Komunikasi yang hadiri pengukuhan Prof. Catur
(Dok. Tim Web News)

Ikomupnvjt- Puluhan pakar komunikasi dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur dan sekitarnya kompak menghadiri prosesi pengukuhan Prof. Catur Suratnoaji sebagai Guru Besar pada Sabtu (25/04/2026). Kehadiran para akademisi komunikasi tersebut menjadi simbol solidaritas dan penghormatan atas kontribusi intelektual Prof. Catur dalam perkembangan ilmu komunikasi di Indonesia.

Pada prosesi pengukuhan yang digelar di Gedung GSG Giri Loka Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) ini tampak beberapa akademisi komunikasi yang hadir. Mereka diantaranya adalah Guru Besar Ilmu Komunikasi UNAIR, Prof. Dra. Rachmah Ida, M.Comms., Ph.D.; Guru Besar Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. Burhan Bungin, M.Si., Ph.D., CIQaR, CIQnR, CIMMR.; Dr, Muhammad Sulhan,S.IP. M.Si., dari LAMSPAK atau Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi; Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UNITOMO Surabaya, Dr. Drs. Harliantara, M.Si.; Dosen Ilmu Komunikasi UNESA; Awang Dharmawan, S.Ikom., M.A., Dosen Ilmu Komunikasi UNAIR, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si., dan berbagai akademisi komunikasi lainnya dari KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Jawa Timur, pemerintah kota dan daerah, dan sebagainya.

Dalam kesempatan ini, para pakar komunikasi tersebut menyaksikan secara langsung Prof. Dr. Catur Suratnoaji, M.Si., secara resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar di bidang Komunikasi Politik dan Big Data pada Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Ilmu Politik (FISIBPOL) UPN “Veteran” Jawa Timur. Fokus kepakaran beliau yang menggabungkan dinamika politik dengan kecanggihan analisis big data dinilai sebagai langkah strategis bagi universitas dalam menjawab tantangan akademis di era industri 4.0.

Puncak acara ditandai dengan orasi ilmiah Prof. Catur yang bertajuk “Transformasi Komunikasi Politik Dalam Era Demokrasi Digital: Big Data dan Partisipasi Politik Perempuan di Indonesia.” Dalam paparannya, beliau membedah bagaimana pemanfaatan big data dapat menjadi instrumen krusial dalam memetakan serta meningkatkan keterlibatan politik perempuan, sekaligus memastikan demokrasi digital di Indonesia berjalan lebih inklusif dan berbasis data yang akurat.

Selanjutnya, Faiq, salah satu pakar komunikasi sekaligus kolega dekat Prof. Catur, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas pengukuhan Guru Besar di bidang Komunikasi Politik dan Big Data tersebut. ”Pengukuhan Prof Catur sebagai guru besar ini tentu membawa rasa bangga dan bahagia bagi kami semua. Semoga kedepannya Prof. Catur dapat terus memberikan kontribusi yang lebih dalam dunia pendidikan dan komunikasi di Jawa Timur,” tuturnya.

Apresiasi senada juga datang Ririn Puspita Tutiasri, S.I.Kom., M.Med.Kom., dosen Ilmu Komunikasi UPNVJT sekaligus pengurus ASPIKOM Jawa timur. “Semoga dengan hadirnya profesor pertama di Ilmu Komunikasi UPNVJT ini, para mahasiswa semakin terpacu dan bersemangat dalam menempuh studi mereka,” ungkapnya. Ia juga menaruh harapan besar agar momentum ini menjadi pembuka jalan lahirnya profesor-profesor baru di lingkungan program studi Ilmu Komunikasi di masa mendatang.

Tak hanya dihadiri oleh para sejawat, suasana di luar gedung juga dipenuhi oleh karangan bunga dari berbagai relasi instansi pemerintah dan swasta. Hal ini menunjukkan bahwa jejaring yang dibangun oleh Prof. Catur selama masa pengabdiannya di UPN “Veteran” Jawa Timur telah merambah luas hingga ke sektor praktisi dan pejabat pemerintahan.

Sebagai penutup, pengukuhan ini diharapkan mampu mematik semangat dosen Ilmu Komunikasi lain untuk segera mengikuti jejak meraih gelar profesor. Dengan bertambahnya Guru Besar, diharapkan institusi ini semakin kokoh dalam mencetak lulusan komunikasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi di ranah profesional. (A)

Penulis: Aqilah Nur Safura