Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Prof. Catur Bongkar Kekuatan Perempuan di Politik Digital

Prof. Dr. Catur saat Menyampaikan Orasi Ilmiah Pada Pengukuhan Guru Besar.
(Dok. Tim Web News
)

Ikomupnvjt Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Catur Suratnoaji, M.Si., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang komunikasi politik dan big data dalam Rapat Terbuka Senat yang berlangsung di Gedung Giri Loka, Sabtu (25/4/2026).

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi panggung bagi Prof. Catur untuk menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Transformasi Komunikasi Politik dalam Era Demokrasi Digital: Big Data dan Partisipasi Politik Perempuan di Indonesia”. Dalam pemaparannya, ia menyoroti perubahan besar dalam keterlibatan perempuan di ruang politik digital, khususnya melalui media sosial.

Ia mengungkap temuan menarik terkait dinamika Pemilihan Presiden 2024. Dari total 32.717 percakapan politik di platform Twitter yang dianalisis, perempuan menyumbang sekitar 49 persen, angka yang hampir menyamai partisipasi laki-laki. “Media sosial kini menjadi ruang komunikasi politik yang lebih inklusif bagi perempuan,” ujar Prof. Catur.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan big data dalam membaca dinamika politik masyarakat. Menurutnya, jutaan percakapan di media sosial dapat menjadi sumber data strategis untuk memetakan opini publik secara cepat dan akurat.
“Pola komunikasi politik saat ini dapat dipantau secara real time melalui data digital,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, Prof. Catur menilai bahwa teknologi digital telah membuka peluang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam menyampaikan pandangan politik. Hal ini menunjukkan bahwa ruang digital berpotensi memperkuat partisipasi politik yang lebih inklusif.

Ia juga menegaskan bahwa kajian komunikasi politik perempuan bukan sekadar wacana akademik, melainkan memiliki kaitan erat dengan masa depan demokrasi Indonesia. Demokrasi yang berkualitas, menurutnya, tidak hanya diukur dari proses pemilu yang berjalan, tetapi juga dari sejauh mana kesetaraan partisipasi dapat diwujudkan.

Pengukuhan ini menjadi penanda kontribusi akademik baru bagi UPN Veteran Jawa Timur dalam pengembangan studi komunikasi politik berbasis data digital. Momentum tersebut sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mendorong demokrasi yang inklusif serta kesetaraan gender di Indonesia. (A)

Penulis: Ertita Lisa Dwi Kusuma