
Ikomupnjatim- Laboratorium Creating Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur menggelar pelatihan produksi iklan pada 2-29 Maret. Kegiatan bertajuk Creative Playground ini diselenggarakan sebagai ruang awal untuk mengenal praktik industri periklanan.
Ketua Laboratorium Creating, Balqis Athifah mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah eksplorasi sekaligus pembelajaran melalui project yang ditujukan bagi angkatan muda (AM) 2025. “Creative Playground ini dirancang untuk menjadi ruang dan kesempatan bagi mahasiswa untuk mulai memahami bagaimana dunia periklanan bekerja,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang mereplikasi struktur industri kreatif di dunia nyata. “Setiap kelompok yang sudah terbentuk akan mengemban tugas seperti project manager, art director, copywriter, hingga tim visual,” ujarnya.
Pembagian peran dan kelompok kerja ini memungkinkan mahasiswa belajar berkolaborasi secara langsung dalam produksi iklan. Balqis menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis semata, tetapi juga terlibat langsung dalam proses kerja nyata di dalam tim kreatif.
Tak hanya berfokus pada produksi, Creative Playground juga menghadirkan sesi materi branding dan marketing. Materi tersebut disampaikan oleh Haris, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang telah terjun di industri periklanan.
Dalam pemaparannya, Haris menjelaskan bahwa branding berfokus pada pembangunan identitas, citra, serta persepsi jangka panjang suatu produk atau perusahaan di benak audiens. Sementara itu, marketing lebih menitikberatkan pada strategi promosi dan penjualan yang bertujuan untuk mendorong konversi serta mencapai target pasar secara lebih konkret.
Puncaknya, kegiatan ditutup melalui agenda kurasi yang digelar pada Minggu (29/03/26) di Ijo Cafe, Surabaya. Pada agenda ini, seluruh karya iklan yang telah diproduksi mahasiswa ditinjau bersama dosen Ilmu Komunikasi sekaligus kepala laboratorium Creating, Ririn Puspita Tutiasri, S.I.Kom., M.Med.Kom., serta para laboran yang sedang menjabat.
Menurut Balqis, sesi kurasi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi dan menguatkan pemahaman peserta. “Melalui review bersama, mahasiswa bisa melihat kekuatan dan kekurangan karya mereka secara langsung,” tutur mahasiswa angkatan 2024 tersebut.
Terakhir, Balqis turut mengungkapkan bahwa sesi materi ini dihadirkan untuk meningkatkan wawasan peserta dalam memahami peran strategis komunikasi pemasaran di industri periklanan. “Materi ini penting untuk membedakan branding dan marketing agar mahasiswa memahami fungsi keduanya dalam memproduksi iklan,” pungkasnya. (K)
Penulis: Aqilah Nur Safura
Editor: ‘Indanaa Zulfaa




